Kamis, 23 Februari 2012

unimor

SEJARAH SINGKAT

UNIVERSITAS TIMOR

Hasil Referendumdi Propinsi Timor-Timur yang diumumkan oleh PBB, pada bulan Agustus tahun 2009 yang dimenagkan (mutlak) oleh masyarakat Timor-Timur yang pro kemerdekaan telah meluluhlantakan seluruh pembangunan yang telah dilakukan di Timor-Timur. Universitas Timor-Timur (UNTIM) juga mengalami kehancuran. Aset-Aset berupa bangunan gedung kantor dan gedung perkuliahan hangus terbakar, sedangkan para dosen dan karyawan administrasi termasuk mahasiswa melakukan pengungsian ke Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam pengungsiannya bersama Rektor UNTIM : Theo Tidja Balella, SVD, SH.LLM, dibentuklah posko dalam masa transisi selama enam (6) bulan di Kupang. Tujuannya adalah (1) menghimpun seluruh warga Untim yang mengungsi dan (2) melakukan persiapan menyelesaikan mahasiswa tingkat akhir. Pada bulan Desember tahun 1999 UNTIM di daerah pengungsian – Kupang, berhasil mewisuda 500 orang di Aula Kantor Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Timur.

              Kecuali itu, dalam masa transisi tersebut timbul keinginan dari warga UNTIM agar karya dan misi UNTIM dapat dilanjutkan di Wilayah perbatasan. Selanjutnya dibentuklah tim sukses untuk melakukan kajian studi kelayakan pendirian Universitas. Hasilnya cukup menggembirakan bahwa sebagian masyarakat, tokoh-tokoh adat, tokoh pendidik dan tokoh agama di wilayah perbatasan dan tiga (3) Pemerintah Daerah : Kabupaten Belu, TTU dan TTS termasuk Pemerintah Propinsi NTT mendukung pendirian Universitas. Tanggal 06 Juni 2000 Universitas Timor mendapat ijin operasional dari Menteri Pendidikan Nasional dengan SK Nomor : 67/D/0/2000.

              Berdasarkan ijin operasional dari Mendiknas RI tersebut, maka pada tanggal 16 Juni Tahun 2000 Dewan Pimpinan Yasasan Pendidikan Cendana Wangi (SANDINAWA), sebagai penyelenggara Universitas Timor, mengeluarkan ijin pendirian Unimor dengan SK Nomor : 01/P/YS/VI/2000, di Kefamenanu yang berbatasan langsung dengan Negara Republik Demokratic Timor Leste. Universitas Timor didirikan oleh

        1. Drs. Anton Amaunut
        2. Drs. Hendrikus Sakunab
        3. P. Theo T. Balella, SVD, SH,LLM
        4. Ir. Esthon Foenay
        5. Raymundus Fernandez, S.Pt
        6. Drs. Theodorus L. Taolin
        7. Bernadus Ignasius Bala Ledjepen
        8. Michael Balok Bana
        9. Yohanes T. Sonbay
        10.  Drs. Viktor T. Kapitan
        11.  Blasius Widodo
        12. Thomas Budi Hartanto
        13. Aloysius Tantri Sanak
        14.  Wilhelminus Wolo, SH
        15.  Drs. Alex Thall
        16.  Drs. Fransiskus Uskono, SH
        17. Drs. Yakob Dima
        18. P. Yohanes Salu, SVD,MA
        19.  Alfonsius Kono, SH
        20.  Drs. Yakob Dima
        21. Roberth Tanur
        22. Abraham Bau
        23. Yosep Dias
        24. Drs. Ignasius Raydais
        25. Drs. Titus Mali
        26. Alexander vincentius Bouk
        27. Hendrikus John Levi Mangung
        28. Vincentius Loe
        29. Drs. Paulus Yosep Asa
        30. Drs. Paulus Yosep Klau
        31. Gaspar Tae
        32. Herman Yosep Loe Mau
        33. Yusuf Sulaiman
        34. Drs. Stefanus Nahak
        35. Drs. Gabriel Liem
        36. Pieter Nuba Ledjepen
        37. Drs. Anton Bele
        38. Abilio Jose Osorio Soares
        39. Bene Mathaus, BA
        40. Maria Theresia Matilda Salu, SH
        41. Drs. P.B. Letor
        42. Viktor Lay
        43. Bau Yoseph, BCKN
        44. Agus Meol, SH
        45. Ir. Arnoldus Klau Berek, MP

Unimor memiliki 4 (empat) Fakultas dan sebelas (11) Program Studi. 1). Fakultas Pertanian  mempunyai 3 (tiga) Program Studi : (1) Program Studi Agroteknologi, (2) Program Studi Agribisnis, (3) Program Studi Peternakan 2).  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan memiliki (dua) 2 Program Studi (1) Program Studi Ilmu Administrasi Negara, (2) Program Studi Ilmu Pemerintahan 3). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mempunyai 4 Program Studi : (1) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (2) Pendidikan Bahasa Inggris, (3) Pendidikan Biologi, (4) Pendidikan Matematika, 4). Fakultas Ekonomi memiliki 2 (dua) Program Studi : (1) Program Studi Manajemen, (2) Program Studi Ekonomi Pembangun.  Fasilitas yang dimiliki selain gedung kuliah dan gedung kantor yang memadai dan komperehensif, Laboratorium Biologi dan Pertanian, Laboratorium Komputer, Perpustakaan, Laboratorium Bahasa Inggris, jaringan internet (Hotspot area) dan gedung studi center. Disamping itu juga terdapat kebun percontohan, ternak termasuk 2 bidang tanah dengan luasnya 40 ha dan 2 ha.

 

snmptn
camaba
bidik misi

Hubungi Kami

Online Support

  Heri

  Paul

 

Klik gambar diatas untuk melakukan chating
Telp : 03882433012
Fax : 03882433013
Jl. El Tari Km. 9 Kel. Sasi - TTU,
Nusa Tenggara Timur